KPK Ungkap Alasan Geledah Kantor Hukum Visi Law Office Tempat Kerja Mantan Jubir KPK Febri Diansyah

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 21 Maret 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara Febri Diansyah. (Instagram.com @febridiansyah.id)

Pengacara Febri Diansyah. (Instagram.com @febridiansyah.id)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan kantor firma hukum Visi Law Officd pada Rabu (19/3/2025).

Kantor Visi Law Office merupakan tempat kerja dari Rasamala, mantan Jubir KPK Febri Diansyah, dan pengacara Donal Fariz.

Visi Law Office sempat menjadi kuasa hukum yang mendampingi Kementerian Pertanian, termasuk SYL, ketika kasus dugaan korupsi tersebut masih tahap penyelidikan oleh KPK.

Penyidik KPK berhasil menyita sejumlah dokumen, dan barang bukti elektronik saat menggeledah kantor firma hukum Visi Law Office.

KPK menduga tersangka sekaligus mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) membayar jasa firma hukum Visi Law Office menggunakan uang hasil tindak pidana korupsi.

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers mengatakan dugaan tersebut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (20/3/2025).

“Visi Law Office ini di-hire (direkrut) oleh SYL sebagai konsultan hukumnya waktu itu ya, penasihat hukumnya.”

“Nah, kami menduga bahwa uang hasil tindakan korupsi SYL itu digunakan untuk membayar (jasa),” kata Asep Guntur Rahayu.

Oleh sebab itu, kata Asep, pihaknya menggeledah kantor firma hukum tersebut pada Rabu (19/3/2025).

“Setelah itu, kami akan lihat apakah proses yang memang kontrak antara mereka itu benar atau tidak seperti itu.”

“Dan apakah ada hal-hal lain yang misalkan dititipkan lah dan lain-lainnya gitu. Nah itu sedang didalami,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa KPK dalam menangani perkara SYL akan melacak aliran dana dugaan TPPU tersebut.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahnews.com dan Haloagro.com 

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sentranews.com dan Indonesiaraya.co.id

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojateng.com dan Hariankarawang.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 0853155577880855777788808781555778808111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Pertemuan Istana Bahas Korupsi Pajak Dan UU Perampasan Aset 2024
Kapolri Mutasi Besar: Dedi Prasetyo Jadi Wakapolri, Siap Reformasi
561 Kg Narkoba Disita: Indonesia Masuk Peta Ekspansi Kartel Amerika Latin
Warga NTB Bersatu dalam Konser Akbar Penutupan FORNAS VIII 2025
Misteri Kematian Diplomat Muda: Prabowo Serukan Penyelidikan Menyeluruh
Prabowo Ancam Sita Mafia Beras: Rp100 Triliun Bisa Buat Sekolah
Prabowo Disambut di Brasil, Diplomasi Ekonomi Indonesia Masuki Babak Baru
Rakyat Ngamuk, KPK Bidik Surat Jalan Istri Menteri UMKM yang Viral

Berita Terkait

Rabu, 3 September 2025 - 07:39 WIB

Pertemuan Istana Bahas Korupsi Pajak Dan UU Perampasan Aset 2024

Rabu, 6 Agustus 2025 - 07:38 WIB

Kapolri Mutasi Besar: Dedi Prasetyo Jadi Wakapolri, Siap Reformasi

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:27 WIB

561 Kg Narkoba Disita: Indonesia Masuk Peta Ekspansi Kartel Amerika Latin

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:34 WIB

Warga NTB Bersatu dalam Konser Akbar Penutupan FORNAS VIII 2025

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:12 WIB

Misteri Kematian Diplomat Muda: Prabowo Serukan Penyelidikan Menyeluruh

Berita Terbaru