Jokowi Sempat Negosiasi Menolak untuk Berikan Sambutan di Puncak Peringatan HUT ke-17 Gerindra

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 16 Februari 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara peringatan HUT ke-17 Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

Acara peringatan HUT ke-17 Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

BOGOR – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengakui tidak bisa menolak permintaan Presiden RI sekaligus Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Terkait untuk memberikan sambutan di puncak peringatan HUT ke-17 Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025).

Seusai mengakhiri sambutannya, Prabowo mempersilahkan Jokowi naik ke atas panggung untuk berbicara di hadapan para kader serta tamu udangan HUT Partai Gerindra.

“Sekarang, saya minta Presiden ke-7 untuk memberi sepatah dua patah kata, Presiden Joko Widodo,” kata Prabowo.

Mengawali sambutannya, Jokowi bercerita bagaimana akhirnya ia bisa berdiri di atas panggung untuk menyampaikan sambutan.

“Sebetulnya, tadi malam saya sudah bernegosiasi dengan Pak Sekjen Gerindra agar saya tidak usah memberikan sambutan.”

“Tetapi, Pak Muzani dan Pak Dasco menyampaikan, ‘Pak Jokowi, ini yang meminta langsung dari Presiden Prabowo’,” jelas dia.

“Karena yang meminta panglima tertinggi, yang meminta Presiden Republik Indonesia, saya sampaikan, ‘Siap Pak!’, karena yang memerintah pemimpin tertinggi kita.”

“Presiden Republik Indonesia,” sambung Jokowi yang kemudian disambut dengan tepuk tangan dan riuh dari semua orang yang hadir di SICC.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi turut memuji bagaimana Prabowo merupakan presiden dengan dukungan yang sangat kuat, dilihat dari tingkat approval rating di atas 80 persen.

“Saya boleh menyampaikan, Presiden Prabowo ini adalah presiden dengan dukungan terkuat.”

“Baik dari rakyat maupun DPR. Coba cek seluruh presiden yang ada di dunia sekarang ini, ga ada yang sekuat Bapak Prabowo Subianto,” kata dia.

Mengakhiri sambutannya, Jokowi menyampaikan dukungannya kepada Prabowo untuk memimpin Indonesia agar negeri ini dapat menjadi negara yang maju, adil, makmur.

“Dan membawa Indonesia menjadi Indonesia Raya,” pungkas Jokowi.***

Artikel di atas, sebelumnya telah dipublikasikan portal berita Apakabarnews.com. Terima kasih

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoemiten.com dan Pangannews.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Infoseru.com dan Poinnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Jatengraya.com dan Hallobandung.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Hakim Djuyamto Akui Suap Rp40 Miliar di Skandal CPO, Janji Jadi Pelajaran Bagi Peradilan
KPK Tak Dilibatkan Pemerintah Bahas DIM RUU KUHAP, Ini Penjelasannya
Jelang Muktamar 2025, PPP Hadapi Ujian Berat, Romahurmuzy Dituding Ingin Jual Partai ke Pihak Eksternal
KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi, Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat
Panglima TNI Geser Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari Jabatan Pangkogabwilhan I
Alasan Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan Meski Belum Genap Setahun Menjabat
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Wacana Pendirian Pangkalan Militer Pihak Asing di Wilayah Indonesia Ditanggapi Politisi PDIP

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 15:07 WIB

Hakim Djuyamto Akui Suap Rp40 Miliar di Skandal CPO, Janji Jadi Pelajaran Bagi Peradilan

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:04 WIB

KPK Tak Dilibatkan Pemerintah Bahas DIM RUU KUHAP, Ini Penjelasannya

Selasa, 3 Juni 2025 - 07:32 WIB

Jelang Muktamar 2025, PPP Hadapi Ujian Berat, Romahurmuzy Dituding Ingin Jual Partai ke Pihak Eksternal

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:28 WIB

KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi, Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat

Jumat, 2 Mei 2025 - 06:44 WIB

Panglima TNI Geser Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari Jabatan Pangkogabwilhan I

Berita Terbaru